Skip to main content

Tipu Daya Kehidupan

Tipu Daya Kehidupan


يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۗ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ

"Wahai manusia, sesungguhnya janji Allah itu benar. Maka, janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu dan janganlah (setan) yang pandai menipu memperdayakan kamu tentang Allah." ( QS. Fathir : 5 ).

Sa'id bin Jubair berkata :

غُرُورُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا أَنْ يَشْتَغِلَ الْإِنْسَانُ بِنَعِيمِهَا وَلَذَّاتِهَا عَنْ عَمَلِ الآخرة، حتى يقول: يا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَياتِي

"Tipu daya kehidupan dunia adalah seorang insan tersibukkan dengan kenikmatannya dan kesenanganya dari beramal untuk akhirat, hingga dia berkata : Aduhai, seandainya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini!” [ Tafsir Jami' li Ahkam Al Qur'an : 17/346, Imam Al Qurthubi ].

Lihatlah kisah Nuh 'alaihissalaam yang hidup 1000 tahun di bumi ini, maka ia mengabarkan kepada kita bahwa umur itu pendek bagaimanapun lamanya.

Lihatlah kisah Sulaiman 'alaihissalaam yang kekayaan dan kekuasaannya meliputi timur dan barat, bangsa manusia, jin dan binatang, maka ia menceritakan kepada kita bahwa manusia itu fakir bagaimanapun hebatnya dirinya.

Lihatlah kisah Daud 'alaihissalaam yang diberikan kekuatan hingga bisa melunakkan besi, maka ia memberitahukan kepada kita bahwa manusia itu lemah bagaimanapun kuatnya dirinya.

Lihatlah kisah fir'aun yang lautan telah menenggelamkannya, maka ia berbicara kepada kita bahwa air laut yang asin bisa menhancurkan manisnya kekuasaan.

Lihatlah namrud ... lihatlah para penguasa yang zhalim ... lihatlah kaum - kaum yang durhaka ... lihatlah kisah mereka semua. Semua mengabarkan kepada kita janganlah kita bersandar kepada dunia dan tertipu dengan segala kesenangannya yang melalaikan dan menjauhkan kita dari hakikat diri dan hidup kita.

Sang Kekasih bersabda :

لَوْ كَانَت الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ الله جَنَاحَ بَعُوضَةٍ ، مَا سَقَى كَافِراً مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

“Andai nilai dunia di sisi Allah sebanding dengan sayap nyamuk, maka Allah tidak akan memberikan minum kepada orang kafir walau hanya seteguk air." [ HR. At Tirmidzi no. 2230 dari jalan Sahl bin Sa'ad ].

Jadikanlah dunia sebagai tanaman - tanaman kebaikan. Jadikanlah dunia ladang yang akan kita panen kelak di akhirat. Jadikanlah dunia sebagai jembatan yang menghubungkan kita dengan surga.

اَللّهُمَّ لاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِي دِيْنِنَا وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا

“Ya Allah, janganlah engkau jadikan musibah kami  dalam urusan agama kami, dan jangan pula engkau jadikan dunia ini adalah tujuan terbesar dan puncak dari ilmu kami.”


Saudara seiman,

Dadan Rahmatun Ramdan

Kuningan - Jawa Barat.

Comments

Popular posts from this blog

Buruknya perbuatan hasad

Buruknya perbuatan hasad عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ أَوْ قَالَ الْعُشْبَ Dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jauhilah oleh kalian hasad (dengki), karena hasad dapat memakan kabaikan seperti api memakan kayu bakar atau rumput." ( HR. Abu Daud no. 4257 ). Seburuk - buruk perkara yang memenuhi hati seorang hamba setelah kesyirikan adalah hasad. Hasad adalah dosa yang pertama kali dilakukan di langit dan di bumi. Sebagian salaf berkata : الحسد أول ذنب عصي الله به في السماء، يعني حسد إبليس آدم، و أول ذنب عصي الله به في الأرض يعني حسد ابن آدم أخاه حتى قتله "Hasad adalah dosa pertama kali yang dengannya Allah di durhakai di langit sana, yaitu hasadnya iblis kepada Adam. Dan hasad adalah dosa pertama kali yang dengannya Allah di durhakai di muka bumi, yaitu hasadnya anak Adam kepada saudaranya h...

Berteman harus dengan yang seiman

Berteman harus dengan yang seiman   وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيْدِۗ  "Sedangkan anjing mereka membentangkan kedua kaki depannya di mulut gua." ( QS. Al Kahfi : 18 ). Dalam pepatah arab disebutkan : الصاحب ساحب "Teman itu menyeret." Dan seseorang itu tergantung agama teman atau sahabatnya.  Sang Kekasih Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda : المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل “Agama Seseorang tergantung dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud no. 4833 dan Tirmidzi no. 2378 dari jalan Abu Hurairah). Carilah teman sebelum engkau melakukan perjalanan. Karena sampai tidaknya perjalananmu kepada tujuan salah satunya adalah pengaruh teman dalam perjalanan. Seekor anjing yang menyertai para pemuda ashhabul kahfi menjadi kekal namanya karena menyertai orang - orang shalih.  Ikan Nun menjadi sejarah sepanjang masa karena bersama dengan Yunus 'alaihissalaam di dalam gelap dan da...

Sifat Malu berbuah Kebaikan

Sifat Malu berbuah Kebaikan   فَجَاۤءَتْهُ اِحْدٰىهُمَا تَمْشِيْ عَلَى اسْتِحْيَاۤءٍۖ "Lalu, datanglah kepada Musa salah seorang dari keduanya itu sambil berjalan dengan malu-malu." ( QS. Al Qashshas : 25 ). Wanita hebat ini berjalan, tapi bukan berjalan diatas karpet merah, dia berjalan diatas permadani sifat malu. Al Qur'an tidak mengabarkan kepada kita tentang kecantikannya, karena kecantikan akan sirna. Al Qur'an tidak menyampaikan kepada kita akan postur tubuhnya, karena tubuh yang molek dan bagus kelak hanya menjadi makanan cacing - cacing tanah. Al Qur'an menceritakan kepada kita tentang jauh yang lebih indah dari itu semua, yaitu sifat malu, terlebih pada diri seorang wanita. Sifat malu adalah riasan yang mempesona pada diri seorang manusia. Sifat malu adalah kehidupan bagi hati seorang hamba. Sifat malu adalah benteng dari perkara - perkara yang tercela. Sifat malu adalah penyebab datangnya berbagai kebaikan. Sang Kekasih Shalallahu 'alaihi wa Sallam ...